0


Tanya : Assalamu’alaikum, pak ust. Abu yang saya hormati, bolehkah berpuasa penuh dibulan Rajab dan Sya’ban, dan adakah keterangan yang mengkhususkan untuk puasa bulan Rajab? Wassalam HR Nanggroe Aceh Darussalam
Jawab : Wa’alaikumus-salam, Dalam riwayat Bukhary dan Muslim Nabi saw menganjurkan untuk memperbanyak shaum (puasa) dibulan Sya`ban. Dan yang dimaksud memperbanyak puasa dalam hadits tersebut adalah memperbanyak puasa sunnat bukan mengkhususkan puasa dibulan Sya’ban apalagi Rajab. Kalau dibulan lain jarang melaksanakan puasa senin kamis atau puasa pertengahan bulan, atau kalau ingn lebih banyak dengan puasa Daud, maka dibulan tersebut usahakan memperbanyak shaum/puasa tersebut. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, ”Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dan para sahabat mengenai hal ini. Juga hal ini tidaklah dianjurkan oleh para ulama kaum muslimin. Bahkan yang terdapat dalam hadits yang shahih (riwayat Bukhari dan Muslim) dijelaskan bahwa Nabi saw biasa banyak berpuasa di bulan Sya’ban. Dan beliau dalam setahun tidaklah pernah banyak berpuasa dalam satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban, jika hal ini dibandingkan dengan bulan Ramadhan. Adapun melakukan puasa khusus di bulan Rajab, maka sebenarnya itu semua adalah berdasarkan hadits yang seluruhnya lemah (dho’if) bahkan maudhu’ (palsu). Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Bahkan hadits-hadits yang menjelaskan keutamaannya adalah hadits yang maudhu’ (palsu) dan dusta.”(Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291). Begitu juga pendapat Ibnu Hajar, beliau mengatakan, “Tidak terdapat riwayat yang sahih yang bisa dijadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, baik bentuknya puasa sebulan penuh, puasa di tanggal tertentu di bulan Rajab, atau shalat tahajud di malam tertentu. Keterangan ini telah didahului oleh keterangan Imam Abu Ismail Al-Harawi.” (Tabyinul Ujub bi Ma Warada fi Fadli Rajab, hlm. 6)
Bahkan telah dicontohkan oleh para sahabat bahwa mereka melarang shaum (berpuasa) pada seluruh hari bulan Rajab karena ditakutkan akan sama dengan puasa di bulan Ramadhan, sebagaimana hal ini pernah dicontohkan oleh ’Umar bin Khattab. Ketika bulan Rajab, ’Umar pernah memaksa seseorang untuk makan (tidak berpuasa), lalu beliau katakan : ”Janganlah engkau menyamakan puasa di bulan ini (bulan Rajab) dengan bulan Ramadhan.” (Riwayat ini dibawakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ Al Fatawa, 25/290 dan beliau mengatakannya shahih. Begitu pula riwayat ini dikatakan bahwa sanadnya shahih oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil). Imam Asy Syafi’i mengatakan, ”Aku tidak suka jika ada orang yang menjadikan menyempurnakan puasa satu bulan penuh sebagaimana puasa di bulan Ramadhan.”
Beliau berdalil dengan hadits ’Aisyah yaitu ’Aisyah tidak pernah melihat Rasulullah saw melaksanakan shaum sebulan penuh pada bulan-bulan lainnya sebagaimana beliau menyempurnakan berpuasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan. (Latha-if Ma’arif, 215). Allohu A’lam

Dikirim pada 08 Juli 2010 di Bab. Shaum

Tanya : Assalamu’laikum, pak Ustadz Abu Alifa, apakah diperbolehkan karena tahun yang lalu-pun saya belum mengqadha shaum saya, yang apabila di jumlahkan kurang lebih satu bulan (28 hari), Yang jadi pertanyaan saya bolehkah saya mengqadha itu langsung 28 hari (sebulan)? Sebab katanya tidak boleh shaum seperti ramadhan terus-menerus! Syukran Ustadz.!! ADR Bumi Serpong Damai
Jawab : Wa’alaikum salam, justru yang diharapkan agar secepatnya melunasi utang shaum itu, sebab qadha puasa itu wajib. Yang tidak boleh itu adalah shaum sunat terus-menerus (wishal). Jangankan satu bulan dua bulan juga wajib kalau itu bentuknya mengganti yang wajib (qadha). Seperti halnya shaum (puasa) kafarat bagi yang berhubungan dengan istri di siang hari ketika shaum ramadhan. Maka salah satu pilihan kafaratnya (denda) adalah shaum 2 bulan berturut-turut.

Dikirim pada 20 Mei 2010 di Bab. Shaum
Awal « 1 2 3 4 » Akhir
Profile

Berasal dari Desa ... lahir dari seorang petani kecil. Orangnya prihatin, gampang tersentuh. Ayah dari 7 orang anak! More About me

Tag
Al-Quran
    Ya Rabb, ampuni dosa kami, dan hapuslah segala kesalahan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang yang shalih.
Sabda Nabi saw
    Cintailah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat bisa jadi orang yang kamu benci. Bencilah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat ia orang yang kamu cinta.
Al-Quran
    Ya Rabb ... janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb, janganlah kami berikan beban yang berat seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.Ya Rabb, janganlah Engkau bebankan kepada kami sesuatu yang tidak dapat kami memikulnya! ......
Asa-ku
    Ya Rabb, seandainya hamba-Mu harus menangis ... jadikanlah tangisan itu yang bisa membuat terhapusnya dosa dan kesalahan hamba, tangis yang mampu menghantar hamba pada ridha dan rahmat-Mu. Ya Rabb ... jadikanlah senyum hamba dikala orang yang mencintai dan menyayangiku menangisi hamba ....
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 3.297.033 kali


connect with ABATASA