0


Pondok Pesantren, bila dibandingkan dengan lembaga pendidikan lain yang ada di negara Indonesia, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mempunyai sistem pendidikan tertua serta dianggap sebagai produk budaya religius. Lahirnya pondok pesantren bermula dari munculnya agama Islam di nusantara pada abad 13. saat itu beberapa pedagang yang berasal dari Gujarat dan sebagian lagi berasal dari timur tengah dan samudra pasai mulai menyebarkan islam melalui pesisir utara pulau jawa, sebagai tokoh kunci penyebaran islam yang ada ditanah jawa adalah beberapa ulama’ kharismatik yang dikenal dengan nama Wali Songo, sejak itulah sistem Pendidikan Pesantren mulai di galakkan, yakni pendidikan dengan menggunakan system asrama.
Memasuki era kolonial, Pondok Pesantren adalah satu-satunya lembaga pendidikan yang berkembang dimasyarakat, selain di surau-surau dan langgar-langgar. Barulah pada dasawarsa terakhir yakni pada abad ke-19 pemerintah kolonial belanda memperkenalkan sistem pendidikan kolonial, itupun hanya diperuntukkan bagi golongan ningrat dan kaum bangsawan saja, namun demografis dan lokasi pesantren yang berada di pinggiran menjadikan pesantren menjadi benteng perlawanan terhadap penjajah, yang dengan bengis dan kejam merongrong kedaulatan rakyat Indonesia yang berjalan selama berabad-abad.
Dan kini sebagai pencetak generasi ulama yang tangguh, selaras dengan perputaran waktu, ada beberapa pondok pesantren yang dengan sengaja memberi tambahan kurikulum selain pelajaran agama dengan tujuan menyeimbangkan dengan pendidikan formal pada umumnya. Namun juga ada pula pondok yang konsisten dengan pendidikan salafynya dengan maksud dan tujuan memurnikan ajaran pendahulunya. (sumber : persis67benda.com)

Dikirim pada 12 Mei 2010 di TARBIYYAH ISLAMIYAH


Normal
0
false
false
false
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Metode Pengajaran Pesantren

Ciri umum yang dapat diketahui adalah pesantren memiliki kultur khas yang berbeda dengan budaya sekitarnya. Cara pengajarannya pun unik. Sang kyai,yang biasanya adalah pendiri sekaligus pemilik pesantren, membacakan manuskripsi-manuskripsi keagamaan klasik berbahasa Arab (kitab salaf), sementara para santri mendengarkan sambil memberi catatan (ngesahi, jawa) pada kitab yang sedang dibaca. Metode ini di sebut Bandongan atau layanan kolektif. Selain itu para santri juga ditugaskan membaca kitab, sementara kyai atau ustadz menyimak sambil mengoreksi dan mengevaluasi bacaan seorang santri. Metode ini dikenal dengan istilah Sorogan atau layanan individual. Kegiatan belajar mengajar di atas berlangsung tanpa jenjang kelas dan kurikulum yang ketat, dan biasanya dengan memisahkan jenis kelamin santri.

Dikirim pada 10 April 2010 di TARBIYYAH ISLAMIYAH
Awal « 1 » Akhir
Profile

Berasal dari Desa ... lahir dari seorang petani kecil. Orangnya prihatin, gampang tersentuh. Ayah dari 7 orang anak! More About me

Tag
Al-Quran
    Ya Rabb, ampuni dosa kami, dan hapuslah segala kesalahan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang yang shalih.
Sabda Nabi saw
    Cintailah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat bisa jadi orang yang kamu benci. Bencilah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat ia orang yang kamu cinta.
Al-Quran
    Ya Rabb ... janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb, janganlah kami berikan beban yang berat seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.Ya Rabb, janganlah Engkau bebankan kepada kami sesuatu yang tidak dapat kami memikulnya! ......
Asa-ku
    Ya Rabb, seandainya hamba-Mu harus menangis ... jadikanlah tangisan itu yang bisa membuat terhapusnya dosa dan kesalahan hamba, tangis yang mampu menghantar hamba pada ridha dan rahmat-Mu. Ya Rabb ... jadikanlah senyum hamba dikala orang yang mencintai dan menyayangiku menangisi hamba ....
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 2.815.422 kali


connect with ABATASA