0
Dikirim pada 19 Mei 2014 di TENTANG ALIRAN-ALIRAN SESAT

PENGKHIANATAN DAN KEKEJAMAN SYI’AH

                Sejakawal kemunculannya Syi’ah, yang menjadi target dan incaran mereka adalah ahlussunnah(sunni). Hal ini dilandasi oleh keyakinan yang mengkafirkan dan menghalalkandarah orang atau kelompok yang berada diluar mereka.

                Dalamkitab wafayat al-A’yan (II/192), IbnuKhalikan menceriterakan tentang seorang juru dakwah Syi’ah yang bernama Husainbin Ahmad bin Muhammad bin Zakariya ash-Shan’any, yang mempunyai julukan AbuAbdillah Asy-Syi’I saat masuk wilayah Afrika. Ia terus melakukan kegiatandakwah disana hingga ia berhasil menguasainya.

                AbuAbdillah Asy-Syi’I inilah yang berhasil meyakinkan kaum muslimin untuk menerimaAbu Ubaidullah al-Qaddah sebagai imam dakwah, sehingga mereka membai’atnya.Lalu Ubaidullah ini menggelari dirinya sebagai al-Mahdi dan mendirikan daulahUbaidiyah yang kemudian lebih dipopulerkan dengan sebutan Daulah Fathimiyyah. Padahal pada hakekatnya merupakan daulah yangberaliran kebathinan.

                Diantarakejahatan yang dilakukan oleh Ubaidullah ini, suatu kali kudanya masuk kedalammasjid. Lalu rekan-rekannya ditanya tentang hal tersebut, mereka menjawab, “Sesungguhnya kencing dan kotoran kuda itusuci, sebab ia adalah tunggangan al-Mahdi. Pengurus masjid tersebutmengingkarinya ucapan tersebut. Maka reka-rekan Ubaidullah membawanya kehadapanal-Mahdi (Ubaidullah). Dan Akhirnya pengurus masjid itupun dibunuhnya. Ibnu Adzaraberkata, “Sesungguhnya diakhir hayatnyaUbaidullah ditimpa sebuah penyakit yang sangat mengerikan yaitu adanya cacingyang keluar dari duburnya dan kemudian memakan kemaluannya. Begitulahkeadaannya sampai kematian merenggutnya” (lihat Akhbar Muluk Bani Ubaid tulisan Ash-Shanhaji hal.96).

                AbuSyamah (Al-Raudhatain fi akhbarial-Daulatain hal.201) berkomentar tentang sosok Ubaidullah ini danmengatakan, “Ia adalah seorang zindik (kafir), dan merupakan musuh Islam.Menunjukkan diri sebagai Syi’ah dan berupaya keras untuk menghilangkan agamaIslam. Ia banyak membunuh para fuqaha, ahli hadits, orang-orang shaleh.Diantara ulama yang mereka bunuh adalah Abu Bakar an-Nabilisi, Muhammad binal-Hubulli, juga Ibnu Khairun Abu ja’far Muhammad bin Khairun al-Mu’afiri.

                Melaluirekaman sejarah yang telah dipaparkan oleh sebagian ulama, menyerahkan amanatdan kepemimpinan (jabatan) kepada kaum Syi’ah merupakan tindakan bunuh diriyang akan membahayakan umat (Islam). Karena sejarah telah membuktikanpengkhianatan yang mereka lakukan terhadap kaum muslimin, khususnya kepadaAhlus-sunnah (sunni).

 

TRAGEDIDAN TANAH KARBALA

                Saatmembicarakan peristiwa darah di Karbala, maka semua tertuju pada sosok Huseinbin Ali bin Abi Thalib sebagai syuhada dan pahlawan, sementara Yazid binMu’awiyah seolah  sebagai pembantai danpenghianat.       Bahkan bagi kaum Syi’ahtersebut dijadikan tonggak sejarah untuk membangkitkan dendam kesumat terhadapkekhalifahan Yazid. Benarkah tragedy Karbala yang terus-menerus dipropagandakankaum Syi’ah merupakan tindakan khalifah Yazid bin Mu’awiyah terhadap Husain binAli bin Abi Thalib?

                SayyidMuhsin Al-Amin seorang ulama Syi’ah dalam bukunya A’yanus-Syi’ah (1 :34), menulis : “Saat Muslim bin Aqil, panglima tentara Husain bin Ali terbunuh, makaHusain menuntut para pendukungnya untuk memenuhi janji membela Al-Husain. Jikatidak, Husain akan meninggalkan Kufah, pulang ke Makkah. Ternyata kaun Syi’ahyang semula berjanji membela Husain, malah meninggalkannya. Mereka menentangdan menyerahkan Husain kepada musuh, sampai Husain terbunuh bersama beberapakeluarganya. Kemudian 20.000 orang Irak yang semula membai’at Husain ternyatamengkhianatinya bahkan melawannya. Mereka mengingkari bai’at yang dinyatakannyadan sekaligus membunuhnya.

                Senadadengan pernyataan diatas, tokoh Syi’ah keturunan Yahudi Al-Ya’qubi dalambukunya Tarikh al-Ya’qubi (1/235)menyatakan,“bahwa setelah penduduk Kufah berhasilmembunuh Husain, mereka merampok hartanya, merampas wanita-wanita keluarganyadn memboyong mereka ke Kufah …”

                Daripernyataan atau pengakuan dua ulama besar Syi’ah, bias kita katakan bahwa tragedy Karbala merupakan dramapengkhianatan Syi’ah terhadap ahlul-bait. Dan untuk memanipulasi sejarah merekamenyelenggarakan peringatan tragedy tersebut dengan melakukan pemukulan badanatau penyiksaan diri. Hal inipun dilakukan bukan oleh para pemimpinnya ataukalangan tokoh-tokohnya, melainkan dilakukan oleh rakyat jelata.

                Disampingitu untuk mengelabui, mereka jadikan tanah Karbala tempat gugurnya Husainsebagai tempat sangat disucikan. Bahkan tanah Karbala menurut Syi’ah lebihutama dari pada Ka’bah. Disebutkan dalam al-Bihar, dari Abi Abdullah, berkata,Sesungguhnya Allah menurunkan wahyunya kepada Ka’bah dengan mengatakan, “Jika bukan karena tanah Karbala, Aku tidakmengutamakanmu. Jika bukan imam yang bersemayam ditanah Karbala, Aku tidakmenciptakanmu. Aku tidak menciptakan masjid yang engkau banggakan, diamlah kamujangan bertingkah, jadilah kamu tumpukan dosa, hina, yang dihinakan dan jangansombong kepada tanah Karbala, jika tidak, Aku hempaskan kau ke nerakaJahannam..”

 

SYI’AH DARI MASA KE MASA

                Dibawah ini adalah ringkasan sejarah kelompok Rafidhah (sebutan yang diberikanpara ulama terhadap aliran Syi’ah), kanker yang menggerogoti umat islam danpenyakit yang menular, dibawah ini merupakan sebagian dari peristiwa-peristiwanyata dan penting yang pernah dilalui dalam sejarah mereka. Semoga ringkasansingkat ini mampu membuka pandangan mayoritas Ahlus Sunnah yang telah termakanisu dan slogan-slogan pendekatan antara Islam dan Rafidhah.

 

14 H.Pada tahun inilah pokok dan asas dari kebencian kaum Rafidhah terhadap Islamdan kaum muslimin, karena pada tahun ini meletus perang Qadisiyyah yangberakibat takluknya kerajaan Persia Majusi, nenek moyang kaum Rafidhah. Padawaktu itu kaum muslimin dibawah kepemimpinan Umar bin Khattab ra.

16 H. Kaummuslimin berhasil menaklukkan ibu kota kekaisaran Persia, Mada’in. Dengan inihancurlah kerajaan Persia. Kejadiaan ini masih disesali oleh kaum Rafidhahhingga saat ini.

23 H. Abu Lu’lu’ah Al-Majusi yang dijulukiBaba ‘Alauddin oleh kaum Rafidhah membunuh khalifah Umar bin KhattabRadhiyallahu ‘anhu. Dan ini merupakan salah satu simbol mereka dalam memusuhiIslam.

34 H.Munculnya Abdullah bin saba’, si yahudi dari yaman yang dijuluki Ibnu Sauda’berpura-pura masuk Islam, tapi menyembunyikan kekafiran dalam hatinya. Diamenggalang kekuatan dan melancarkan provokasi melawan khalifah ketiga Utsmanbin Affan Radhiyallahu ‘anhu hingga khalifah tersebut dibunuh oleh parapemberontak karena fitnah yang dilancarkan oleh Ibnu Sauda’ (Abdullah binSaba’) pada tahun 35 H. Keyakinan yang diserukan oleh Abdullah bin Saba’ iniberasal dari pokok-pokok ajaran Yahudi, Nasrani dan Majusi yaitu menuhankan Alibin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu, wasiat, raj’ah, wilayah, keimamahan, bada’dan lain-lain.

36 H.Malam sebelum terjadinya perang Jamal, kedua belah pihak telah sepakat untukberdamai. Mereka bermalam dengan sebaik-baik malam sementara Abdullah bin Saba’beserta pengikutnya bermalam dengan penuh kedongkolan. Lalu dia membuatprovokasi kepada kedua belah pihak hingga terjadilah fitnah seperti yangdiinginkan oleh Ibnu Saba’. Pada masa kekhilafahan Ali bin Abi Thalib, kelompokAbdullah bin Saba’ datang kepada Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu serayaberkata, “Kamulah, kamulah!!” Ali bin Abi Thalib menjawab: “Siapakah saya?”,mereka berkata: “Kamulah sang pencipta!”, lalu Ali bin Abi Thalib menyuruhmereka untuk bertaubat tapi mereka menolak. Kemudian Ali bin Abi Thalibmenyalakan api dan membakar mereka.

41 H.Tahun ini adalah tahun yang paling dibenci oleh kaum Rafidhah karena tahun inidinamakan tahun jama’ah (tahun persatuan) kaum muslimin dibawah pimpinan sangpenulis wahyu, khalifah Mu’awiyah bin Abi Sufyan Radhiyallahu ‘anhu, dimanaHasan bin Ali bin Abi Thalib menyerahkan kekhilafahan kepada Mu’awiyah. Makadengan ini surutlah tipu daya kaum Rafidhah.

61 H. Padatahun ini Husein bin Ali Radhiyallahu ‘anhu terbunuh di karbala yaitu pada harike-10 bulan muharram setelah ditinggalkan oleh para penolongnya dan diserahkankepada pembunuhnya.

260H. Hasan Al-Askari meninggal dunia, namun kaum Rafidhahmenyangka bahwa imam ke-12 yang ditunggu-tunggu (Muhammad bin Al-HasanAl-Askari) telah bersembunyi di sebuah sirdab (ruang bawah tanah) di samurra’dan akan kembali lagi ke dunia.

277H. Munculnya gerakan Al-Qaramithah beraliran Rafidhah didaerah kufah dibawah kendali Hamdan bin Asy’ats yang dikenal dengan julukanQirmith.

278H. Munculnya gerakan Al-Qaramithah beraliran Rafidhah didaerah Bahrain dan Ahsa’ yang dipelopori oleh Abu Sa’id Al-Janabi.

280H. Munculnya kerajaan Zaidiyah beraliran Rafidhah diSha’dah dan Shan’a daerah Yaman, dibawah kepemimpinan Al-Husein bin Al-QasimAr-Rasiy.

297H. Munculnya kerajaan Ubaidiyin di Mesir dan Maghrib(Maroko) yang didirikan oleh Ubaidillah bin Muhammad Al-Mahdi.

317 H. AbuThahir Ar-Rafidhi Al-Qurmuthi sampai dan memasuki kota Mekah pada hari tarwiyah(8 Dzulhijjah) lalu membunuh para jamaah haji di masjidil Haram sertamencongkel hajar Aswad dan membawanya ke tempat ibadah mereka di Ahsa’. Dan hajarAswad itu berada disana sampai tahun 355 H. Kerajaan mereka tetap eksis diAhsa’ hingga tahun 466 H. Pada tahun ini berdirilah kerajaan Hamdaniyah diMousul dan Halab kemudian tumbang pada tahun 394 H.

329H. Pada tahun ini Allah telah menghinakan kaum Rafidhahkarena pada tahun ini dimulailah Ghaibah Al-Kubra atau menghilang selamanya.Menurut mereka, imam Rafidhah yang ke-12 telah menulis surat dan sampai kepadamereka yang bunyinya: “Telah dimulailah masa menghilangku dan aku tidak akankembali sampai masa yang diizinkan oleh Allah, maka barangsiapa yang mengatakanbahwa dia telah berjumpa denganku maka dia adalah pendusta dan telah tertipu.”Semua ini mereka lakukan dengan tujuan menghindari akan banyaknya pertanyaanorang-orang awam kepada ulama mereka tentang keterlambatan Imam Mahdi keluardari persembunyiannya.

320-334H. Munculnya kerajaan Buwaihiyah beraliran Rafidhah didaerah Dailam yang didirikan oleh Buwaih bin Syuja’. Mereka membuatkerusakan-kerusakan di kota Baghdad, Iraq, sehingga orang-orang bodoh pada masaitu mulai berani memaki-maki para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum.

339H. Hajar Aswad dikembalikan ke Mekkah atas rekomendasi daripemerintahan Ubaidiyah di mesir.

352 H.Pemerintahan Buwaihiyun mengeluarkan peraturan untuk menutup pasar-pasar padatanggal 10 muharram dan meliburkan semua kegiatan jual beli. Lalu para wanitakeluar rumah tanpa mengenakan jilbab dengan memukul-mukul diri mereka dipasar-pasar. Pada saat itulah pertama kali dalam sejarah diadakan perayaankesedihan atas meninggalnya Husein bin Ali bin Abi Thalib.

358H. Kaum Ubaidiyun beraliran Rafidhah menguasai Mesir. Salahsatu pemimpinya yang terkenal adalah Al-Hakim Biamrillah yang mengklaim dirinyasebagai Tuhan dan menyeru kepada ajaran reinkarnasi. Dengan runtuhnya kerajaanini pada tahun 568 H muncullah gerakan Druz yang berfaham kebatinan.

402H. Keluarnya pernyataan kebatilan nasab Fatimah yangdigembar-gemborkan oleh penguasa kerajaan Ubaidiyah di Mesir dan menjelaskan ajaranmereka yang sesat dan mereka adalah zindiq dan telah dihukumi kafir oleh seluruulama’ kaum muslimin.

408H. Penguasa kerajaan Ubaidiyah di Mesir yang bernamaAl-Hakim Biamrillah mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan. Salah satu darikehinaannya adalah dia berniat untuk memindahkan kubur Nabi Sallallahu ‘AlaihiWasallam dari kota madinah ke mesir sebanyak 2 kali. Yang pertama adalah ketikadia disuruh oleh beberapa orang zindik untuk memindahkan jasad Nabi SallallahuAlaihi Wasallam ke Mesir. Lalu dia membangun bangunan yang megah dan menyuruhAbul Fatuh untuk membongkar kubur Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam lalumasyarakat tidak rela dan memberontak sehingga membuat dia mengurungkanniatnya. Yang kedua ketika mengutus beberapa orang untuk membongkar kuburanNabi. Utusan ini tinggal didekat mesjid dan membuat lobang menuju kubur NabiSallallahu ‘Alaihi Wasallam. Lalu makar itupun ketahuan dan utusan tersebutdibunuh.

483H. Munculnya gerakan Al-Hasyasyin yang menyeru kepadakerajaan Ubaidiyah berfaham Rafidhah di Mesir didirikan oleh Al-Hasan As-Shabahyang berketurunan darah persia. Dia memulai dakwahnya di wilayah persia tahun473 H.

500H. Penguasa Ubaidiyun membangun sebuah bangunan yang megahdi Mesir dan diberi nama mahkota Al-Husein. Mereka menyangka bahwa kepalaHusein bin Ali bin Abi Thalib dikuburkan di sana. Hingga saat ini banyak kaumRafidhah yan pergi berhaji ke tempat tersebut. Kita bersyukur kepada Allah atasnikmat akal yang diberikan kepada kita.

656H. Penghianatan besar yang dilakukan oleh Rafidhah pimpinanNasiruddin At-Thusi dan Ibnul Alqomi yang bersekongkol dengan kaum TartarMongolia sehingga kaum Tartar masuk ke Baghdad dan membunuh lebih dari 2 jutamuslim dan membunuh sejumlah besar dari Bani Hasyim yang seolah-olah dicintaioleh kaum Rafidhah. Pada tahun yang sama muncullah kelompok Nushairiyah yangdidirikan oleh Muhammad bin Nusair berfaham Rafidhah Imamiyah.

907H. Berdirinya kerajaan Shafawiyah di Iran yang didirikanoleh Syah Ismail bin Haidar Al-Shafawi yang juga seorang Rafidhah. Dia telahmembunuh hampir 2 juta muslim yang menolak memeluk madzhab Rafidhah. Pada saatmasuk ke Baghdad dia memaki-maki Khulafa’ Rasyidin di depan umum dan membunuhsiapa saja yang tidak mau memeluk madzhab Rafidhah. Tak ketinggalan pula diamembongkar banyak kuburan orang-orang Sunni (Ahlus Sunnah) seperti kuburan ImamAbu Hanifah.

Termasukperistiwa penting yang terjadi pada masa kerajaan Shafawiyah adalah ketika ShahAbbas berhaji ke Masyhad untuk menandingi dan memalingkan orang-orang yangmelakukan haji ke Mekah. Pada tahun yang sama Shadruddin Al-Syirazi memulaidakwahnya kepada madzhab Baha’iyah. Mirza Ali Muhammad Al-Syirazi mengatakanbahwa Allah telah masuk ke dalam dirinya, setelah mati dia digantikan olehmuridnya Baha’ullah. Sementara itu di India muncul kelompok Qadiyaniyahpimpinan Mirza Ghulam Ahmad yang mengatakan bahwa dirinya ialah Nabi dankeyakinan-keyakinan lainnya yang batil. Kerajaan Safawiyah berakhir pada tahun1149 H.

1218H. Seorang Rafidhah dari Irak datang ke daerah Dar’iyah diNajd dan menampakkan kesalehan serta kezuhudannya. Pada suatu hari, dia shalatdi belakang Imam Muhammad bin Su’ud lalu diapun membunuhnya ketika sedang sujuddalam shalat Ashar dengan menggunakan belati yang disembunyikan dan telahdipersiapkannya. Semoga Allah memerangi kaum Rafidhah para pengkhianat.

1289H. Pada tahun ini buku Fashlul Khitab fi Itsbati TahrifiKitabi Rabbil Arbab (kalimat penjelas bahwa kitab Allah telah diselewengkan dandiubah) karangan Mirza Husain bin Muhammad An-Nuri At-Thibrisi. Kitab inimemuat pendapat dan klaim-klaim Rafidhah bahwasanya Al-Qur’an yang ada saat initelah diselewengkan, dikurangi dan ditambah.

1366H. Sebuah majalah Rafidhah dengan nama Birajmil Islamterbit dengan memuat syair-syair yang mengutamakan tanah karbala atas MekkahAl-Mukarramah.

Iakarbala tanah membentang, thawaflah tujuh kali pada tempat kediamannya,

Tanahmekkah tak memiliki keistimewaan dibanding keistimewaannya,

Sebongkahtanah, meski hamparan gersang adanya,

Mendekatdan mengangguk-angguk bagian atasnya kepada bagian yang dibawahnya.

1389H. Khomeini menulis buku Wilayatul faqih dan Al-HukumahAl-Islamiyah. Sebagian kekafiran yang ada pada buku tersebut (Al-HukumahAl-Islamiyah, hal. 35) : Khomeini berkata bahwa termasuk keyakinan pokok dalammadzhab kami adalah bahwa para imam kami memiliki posisi yang tidak dapatdicapai oleh para malaikat dan para Nabi sekalipun.

1399H. Berdirinya pemerintahan Rafidhah di Iran yang didirikanoleh penghianat besar Khomeini setelah berhasil menumbangkan pemerintahan Syahdi Iran. Ciri khas negara Syi’ah Iran ini adalah mengadakan demonstrasi dantindakan anarkis atas nama revolusi Islam di tanah suci Mekah pada hari muliayaitu musim haji pada setiap tahun.

1400H. Khomeini menyampaikan pidatonya pada peringatan lahirnyaImam Mahdi fiktif mereka pada tanggal 15 sya’ban. Sebagian pidatonya berbunyidemikian : “Para Nabi diutus Allah untuk menanamkan prinsip keadilan di mukabumi tapi mereka tidak berhasil, bahkan Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam yangdiutus untuk memperbaiki kemanusiaan dan menanamkan prinsip keadilan tidakberhasil.. yang akan berhasil dalam misi itu dan menegakkan keadilan di mukabumi serta dapat meluruskan segala penyimpangan adalah Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu….”Begitulah menurut Khomeini para Nabi telah gagal, termasuk Nabi MuhammadSallallahu ‘Alaihi Wasallam sementara revolusi kafirnya dianggapnya sebagai suatukeberhasilan dan keadilan.

1407H. Jamaah haji iran mengadakan demonstari besar-besaran dikota Mekah pada hari jum’at di musim haji tahun 1407 H. Mereka melakukan tindakan perusakan di kota Mekah sepertiyang telah dilakukan oleh nenek moyang mereka kaum Al-Qaramithah, merekamembunuh beberapa orang aparat keamanan dan jamaah haji, merusak dan membakartoko, menghancurkan dan membakar mobil-mobil beserta mereka yang ada didalamnya. Jumah korban saat itu mencapai 402 orang tewas, 85 dari mereka adalahaparat keamanan dan penduduk Saudi.

1408H. Mu’tamar Islam yang diadakan oleh Liga Dunia Islam diMekah mengumumkan fatwa bahwa Khomeini telah kafir.

1409H. Pada musim haji tahun ini kaum Rafidhah meledakkanbeberapa tempat di sekitar Masjidil Haram di kota Mekah. Mereka meledakkan bomitu tepat pada tanggal 7 Dzulhijjah dan mengakibatkan tewasnya seorang jamaahhaji dari Pakistan dan melukai 16 orang lainnya serta mengakibatkan kerusakanmateri yang begitu besar. 16 pelaku insiden itu berhasil ditangkap dan dijatuhihukuman mati pada tahun 1410 H.

1410H. Khomeini meninggal dunia, semoga Allah memberinyabalasan yang setimpal. Kaum Rafidhah membangun sebuah bangunan diataskuburannya yang menyerupai ka’bah di Mekah,

Dan akansenantiasa terus berulang sejarah tentang peristiwa dan pengkhianatan merekadengan tujuan menghancurkan islam dan melemahkan kita kaum muslimin,

               

PERBEDAAN MENDASAR ANTARA SUNNI-SYI’AH

Banyak yangmenyangka dan berpendapat bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah (sunni)dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) atau Syi’ah Rafidhahdianggap sekedar dalam masalah khilafiyahFuru’iyah, seperti perbedaan antara NU dengan PERSIS atau Muhammadiyah,antara Madzhab Safi’i dengan Madzhab Maliki.

Karenanyadengan adanya “ribut-ribut” masalah Sunni dengan Syiah, mereka berpendapat agarperbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selanjutnya merekaberharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakanpendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah danSunni tidak dilakukan ?.

Oleh karena itu,disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah, mereka menjadi penonton dantidak ikut berkiprah. Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakanminimnya pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah(Ja’fariyah). Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yangmereka ketahui.

Semua itudikarenakan kurangnya informasi pada mereka, akan hakikat ajaran Syiah ImamiyahItsna Asyariyah (Ja’fariyah). Disamping kebiasaan berkomentar, sebelum memahamipersoalan yang sebenarnya. Sedangkan apa yang mereka kuasai, hanya bersumberdari tokoh-tokoh Syiah yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiahseperti perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i.

Padahalperbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi’i, hanya dalam masalahFuru’iyah saja. Sedang perbedaan antara Sunni dengan Syiah Imamiyah ItsnaAsyariyah (baca : Islam dan Syi’ah) maka perbedaan-perbedaannya disamping dalamFuruu’ juga dalam Ushuul.

Rukun Imanmereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya juga berbeda, begitu pulakitab-kitab hadistnya juga berbeda, bahkan sesuai pengakuan sebagian besarulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur'an mereka juga berbeda dengan Al-Qur'an kita(Ahlussunnah).

Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura(taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur'annya sama, maka dalam menafsirkanayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan.

Sehinggatepatlah apabila ulama-ulama sunni mengatakan : Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja’fariyah) adalah satu agamatersendiri.

Melihatpentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dariperbedaan antara aqidah Sunni dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah(Ja’fariyah).

 

Sunni : Rukun Islam kita ada 5 (lima)

a)      Syahadatain

b)      As-Sholah

c)      As-Shoum

d)      Az-Zakah

e)      Al-Haj

Syi’ah : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda:

a)      As-Sholah

b)      As-Shoum

c)      Az-Zakah

d)      Al-Haj

e)      Al wilayah

 

Sunni : Rukun Iman ada 6 (enam) :

a)      Iman kepadaAllah

b)      Iman kepadaMalaikat-malaikat Nya

c)      Iman kepadaKitab-kitab Nya

d)      Iman kepadaRasul Nya

e)      Iman kepadaYaumil Akhir / hari kiamat

f)       Imankepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.

Syi’ah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*

a)      At-Tauhid

b)      An Nubuwwah

c)      Al Imamah

d)      Al Adlu

e)      Al Ma’ad

 

Sunni : Dua kalimat syahadat

Syiah : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailahaillallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebutimam mereka.

 

Sunni : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman.Adapun jumlah imam-imam sunni tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam, sampaihari kiamat.

Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas(12) atau jumlah tertentu, tidak dibenarkan.

Syi’ah  : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka,termasuk rukun iman. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belasimam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni), maka menurut ajaran Syiahdianggap kafir dan akan masuk neraka.

 

Sunni  : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :

a)      Abu Bakar

b)      Umar

c)      Utsman

d)      AliRadhiallahu anhum

Syiah : Ketiga Khalifah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakuioleh Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib(padahal Imam Ali sendiri membai'at dan mengakui kekhalifahan mereka). 

 

Sunni  : Khalifah (Imam) adalah manusia biasa, yang tidakmempunyai sifat Ma’shum.

Syi’ah  : Para imam yang jumlahnya dua belas tersebutmempunyai sifat Ma'’hum, seperti para Nabi.

 

Sunni  : Dilarang mencaci-maki para sahabat.

Syi’ah : Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiahberkeyakinan, bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat, mereka menjadimurtad dan tinggal beberapa orang saja. Alasannya karena para sahabatmembai'at  Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah.

 

Sunni  :  Siti Aisyah dan Siti Hafshah istriRasulullah saw sangat dihormati dan dicintai. Beliau adalah Ummul Mu’minin.

Syi’ah : Siti Aisyah dan Siti Hafshah dicaci-maki, difitnah,bahkan dikafirkan.

 

Sunni  : Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran danrujukan sunni adalah Kutubus-sittah :

a)      Bukhari

b)      Muslim

c)      Abu Daud

d)      Turmudzi

e)      Ibnu Majah

f)       AnNasa’i

Syi’ah : Kitab-kitab utama Syi’ah ada empat :

a)      Al Kaafi

b)      Al Istibshor

c)      Man Laa YahDhuruhu Al Faqih

d)      Att Tahdziib(lihat kitab rujukan Syi’ah) 

 

Sunni : Al-Qur'an tetap orisinil

Syi’ah : Al-Qur'an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulamaSyiah tidak orisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).

 

Sunni : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepadaAllah dan Rasul Nya. Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taatkepada Allah dan Rasul Nya.

Syi’ah  : Surgadiperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali, walaupun orangtersebut tidak taat kepada Rasulullah. Neraka diperuntukkan bagi orang-orangyang memusuhi Imam Ali, walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah.

 

Sunni : Aqidah Raj’ah tidak ada dalam ajaran Ahlussunnah. Raj’ah adalah besok diakhir zaman sebelumkiamat, manusia akan hidup kembali. Dimana saat itu Ahlul Bait akan balasdendam kepada musuh-musuhnya.

Syi’ah : Raj’ah adalah salah satu aqidah Syiah. Dimana diceritakan: bahwa nanti diakhir zaman, Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya.Kemudian dia pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah, Imam Ali, SitiFatimah serta Ahlul Bait yang lain.

Setelah mereka semuanya bai'at kepadanya,diapun selanjutnya membangunkan Abu Bakar, Umar, Aisyah. Kemudian ketiga orangtersebut disiksa dan disalib, sampai mati seterusnya diulang-ulang sampai ribuan kali. Sebagai balasan atas perbuatan jahat mereka kepada Ahlul Bait.

 

Sunni: Tanah suci adalah Mekkah dan Medinah (al-haramain)

Syi’ah: Tanah suci adalah Kufah, Karbala dan Qum

 

Sunni  : Mut’ah (kawinkontrak), sama dengan perbuatan zina dan hukumnya haram.

Syi’ah : Mut’ah sangat dianjurkan dan hukumnya halal. HalalnyaMut’ah ini dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agarmasuk Syiah. Padahal haramnya Mut’ah juga berlaku di zaman Khalifah Ali bin AbiThalib.

 

Sunni : Khamer/ arak tidak suci.

Syi’ah : Khamer/ arak suci.

 

Sunni : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap tidaksuci.

Syi’ah : Air yang telah dipakai istinja’ (cebok) dianggap sucidan mensucikan.

 

Sunni :  Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangankiri hukumnya sunnah.

Syi’ah : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kirimembatalkan shalat.

 

Sunni  : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalatadalah sunnah.

Syi’ah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalatdianggap tidak sah/ batal shalatnya.

 

Sunni : Shalat jama’ diperbolehkan bagi orang yang bepergian danbagi orang yang mempunyai udzur syar’i.

Syi’ah : Shalat jama’ diperbolehkan walaupun tanpa alasan apapun.

 

Sunni :Shalat jum’at wajib

Syi’ah: Shalat jum’at haram karena ketiadaan imam (ghaibah),sampai kemunculannya

 

Sunni : Shalat Dhuha disunnahkan.

Syi’ah : Shalat Dhuhatidak dibenarkan.

 

Sunni :Ada iddah bagi istri (baik di thalaq atau ditinggal mati suaminya)

Syi’ah : Tidak ada Iddah

 

Sunni :Shalat jenazah wajib wudhu (tanpa wudhu/bersuci tidak sah)

Syi’ah :Boleh shalat jenazah tanpa wudhu (bersuci)

 

Sunni: Shalat dua hari raya sunnat mu’akkadah

Syi’ah: Shalat dua hari raya wajib

 

Sunni :Shalat gerhana (khusuf/kusuf) sunnat

Syi’ah :Shalat gerhana (khusuf/kusuf) wajib

 

Sunni :Tidak ada surat al-Wilayah dalam Al-Quran

Syi’ah :al-Wilayah salah satu surat dalam Al-Quran     

                Danmasih banyak lagi diantara perbedaan  baik dalam masalah ushul maupun furu’.


Bersambung ...>>>>



Dikirim pada 19 Mei 2014 di TENTANG ALIRAN-ALIRAN SESAT
comments powered by Disqus
Profile

Berasal dari Desa ... lahir dari seorang petani kecil. Orangnya prihatin, gampang tersentuh. Ayah dari 7 orang anak! More About me

Tag
Al-Quran
    Ya Rabb, ampuni dosa kami, dan hapuslah segala kesalahan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang yang shalih.
Sabda Nabi saw
    Cintailah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat bisa jadi orang yang kamu benci. Bencilah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat ia orang yang kamu cinta.
Al-Quran
    Ya Rabb ... janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb, janganlah kami berikan beban yang berat seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.Ya Rabb, janganlah Engkau bebankan kepada kami sesuatu yang tidak dapat kami memikulnya! ......
Asa-ku
    Ya Rabb, seandainya hamba-Mu harus menangis ... jadikanlah tangisan itu yang bisa membuat terhapusnya dosa dan kesalahan hamba, tangis yang mampu menghantar hamba pada ridha dan rahmat-Mu. Ya Rabb ... jadikanlah senyum hamba dikala orang yang mencintai dan menyayangiku menangisi hamba ....
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 2.937.063 kali


connect with ABATASA