0
Dikirim pada 06 Juni 2010 di Bab. Aqidah

Tanya    :  Assalamu’alaikum wr.wb... Pak Ustadz Abu Alifa yang saya hormati, saya sering diajak ke sebuah kuburan/makam yang menurut kita orang yang shalih. Yang jadi pertanyaan saya bolehkah saya mencari berkah dari kuburan itu, umpamanya saya mengambil tanah. Dan sebenarnya adakah dalam Islam cara kita berziarah?  RK Boyolali

Jawab   :  Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Barakah itu mutlak milik Allah SWT. Mencari berkah  melalui  orang-orang yang (dianggap) dekat kepada Allah (Swt), yakni dengan cara minta didoakan  pernah dicontohkan oleh para shahabat. Maksudnya saat itu para shahabat banyak yang minta didoakan oleh Nabi SAW, tetapi setelah Nabi wafat, para shahabat tidak lagi meminta melalui Nabi SAW dengan jalan minta diatas kuburnya melainkan mereka malah meminta kepada paman Nabi yang bernama Abbas ra. Hal inilah yang dalam bahasa sering diistilahkan dengan berwashilah kepada yang kita anggap shalih dan masih ada/hidup. Sementara meminta apapun kepada orang yang sudah mati (apalagi ke kuburan) maka bisa jatuh kedalam perbuatan syirik., apalagi dengan keyakinan bahwa tanahnya itu akan membawa berkah. Oleh karena itu pada mulanya ziarah kubur itu dilarang dalam Islam, karena dikhawatirkan orang menyembah atau meminta ke kuburan. Tapi selanjutnya diperbolehkan dengan harapan bisa mengingatkan kita akan kematian itu. Ini inti ziarah kubur!!. Nabi SAW memberikan tuntunan ketika kita ziarah kubur. Diantaranya jika kita ziarah kubur (mukmin) kita mendoakan dengan kalimat "Assalamu’alaikum ya ahlal kubur (atau ahlad-diyar) minal mukminin wal muslimin wainna insya allohu bikum lahikun nasalullloha lana walakum al-afiyah." Allohu A’lam
 



Dikirim pada 06 Juni 2010 di Bab. Aqidah
comments powered by Disqus
Profile

Berasal dari Desa ... lahir dari seorang petani kecil. Orangnya prihatin, gampang tersentuh. Ayah dari 7 orang anak! More About me

Al-Quran
    Ya Rabb, ampuni dosa kami, dan hapuslah segala kesalahan kami, dan matikanlah kami bersama orang-orang yang shalih.
Sabda Nabi saw
    Cintailah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat bisa jadi orang yang kamu benci. Bencilah seseorang itu dalam batas yang wajar, sebab suatu saat ia orang yang kamu cinta.
Al-Quran
    Ya Rabb ... janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Rabb, janganlah kami berikan beban yang berat seperti yang Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.Ya Rabb, janganlah Engkau bebankan kepada kami sesuatu yang tidak dapat kami memikulnya! ......
Asa-ku
    Ya Rabb, seandainya hamba-Mu harus menangis ... jadikanlah tangisan itu yang bisa membuat terhapusnya dosa dan kesalahan hamba, tangis yang mampu menghantar hamba pada ridha dan rahmat-Mu. Ya Rabb ... jadikanlah senyum hamba dikala orang yang mencintai dan menyayangiku menangisi hamba ....
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 1.656.017 kali


connect with ABATASA